Kalau Eril bisa berkata, Mungkin Kata-Kata Seperti ini yang akan Diucapkannya...Semoga Allah Mudahkan hari-hari keluarga dalam cobaan ini...A
SahabatBaca - Eril atau Emeril Khan Mumtadz, anak Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aree di Swiss terus menjadi perhatian publik.
Pasalnya setelah seminggu berlalu, Eril belum juga ditemukan keberadaannya.
Kalau Eril bisa berkata...
Dear ayah,
Maaf sudah membuat ayah khawatir
untuk beberapa hari ini.
Saat itu aku gagal menerapkan ilmu
yang kupelajari ketika aku les renang
dulu.
Tapi tenang yah, aku berhasil
membuat ayah bangga.
Katamu, anak lelaki harus kuat dan
mengayomi, Terbukti aku telah
menyelamatkan adik sesaat sebelum
aku lepas kendali.
Ayah, sebenarnya aku takut akan
kemana arus ini membawaku.
Tapi perjalanan ini mengingatkanku
bahwa seberapa hebat aku belajar
berenang, aku tetap tidak bisa
melawan takdir Tuhan.
Ayah, kau tahu saat aku terombang-ambing
disi? Reka ulang masa kecilku
bersamamu berjalan mengitari
kepalaku.
Ayah, sungguh kesulitan untukku
bernafas di sini. Andai bisa ku beritahu keberadaanku,
pasti ini semua akan mudah.
Kini aku sadar, bahwa seberapa banyak
orang yang kukenal di bumi ini.
Tidak ada yang sesedih itu atasku,
kecuali dirimu.
Ayah, tidurlah dengan tenang. Aku
takut kamu sakit dan ibu tidak memiliki
pundak untuk bersandar.
Ayah aku melihat tangismu. Sungguh
getaran itu Tuhan sampaikan kepadaku.
Bisakah ayah berjanji padaku?
Saat kita bertemu kembali suatu hari
nanti, berjanjilah untuk tetap tenang
menemuiku.
Aku tahu ini tidak mudah.
tapi percayalah aku bersaksi kau tetap
ayah terhebat yang aku punya, hari ini
dan selamanya.
Ayah, tolong sampaikan pada ibu
bahwa aku bukan anak kecil yang dulu
ia suapi lagi dan kemana pun pergi
harus ditemani. Tapi kini, aku adalah
anak ibu yang pemberani.
Katakan pada ibu bahwa disini sangat
gelap dan menyeramkan. Tapi aku
berani sendirian disini bu!
Di dalam sini bukanlah duniaku, tapi aku
berani ada disini bu!
Sendirian, tanpamu disisiku!
Ayah, tolong temani Ibuku melanjutkan
perjalan hidupnya
Aku tidak yakin ia bisa melewati ini
seorang diri tanpamu
Seringlah ajak ia bercerita ketika
keaadaan telah normal nanti.
Karena saat ayah tidak mengajaknya
berceerita, aku yakin dia akan melamun
sepanjang masa.
Sebab isi lamunan itu hanyalah aku dan
air mata!
Ayah, berjanjilah untuk jadi orang yang
paling siap menerima apapun keadaanku
nanti.
Aku tahu ayah sangat merindukanku.
Tidak ada yang perlu disesali, karena
kita hanya sedang menjalani peran dari
Tuhan.
Asal kau tahu ayah, aku juga begitu
merindukanmu.
Sampai bertemu kembali di hari itu,
Ayah...
Semoga Allah Mudahkan hari-hari keluarga dalam cobaan ini Aamiin...
